Gaya Mediterania tidak hanya dapat dijumpai pada gaya arsitektur bangunan rumah saja. Taman bergaya Mediterania biasanya memasukkan unsur romantisme ala Spanyol, Yunani, dan Roma di masa lalu. Tidak jarang, dekorasi taman Mediterania menggunakan unsur gabungan dari desain formal dan informal. Perpaduan ini akhirnya menghasilkan taman yang terkesan elegan, klasik, dan artistik khas Eropa.

Saat ini, desain taman Mediterania juga mulai populer di Indonesia. Berikut ini beberapa tips sederhana yang dapat Anda ikuti untuk membuat taman Mediterania.

 

 

  1. Tanaman Rimbun

 

Arsitektur taman bergaya Mediterania lebih mengutamakan kesan rimbun dan hangat. Buatlah nuansa taman sedemikian rupa supaya terlihat rimbun dan hangat, salah satunya adalah dengan menanam tanaman dengan daun yang rimbun.

Dinding taman kadang juga dapat membantu menghadirkan kesan kuno dan klasik. Buatlah dinding taman supaya terlihat tua tetapi juga kokoh. Menempatkan air mancur atau air terjun di tengah taman juga merupakan ide yang bagus untuk diterapkan.

 

 

  1. Warna Lembut Dan Natural

 

Material – material yang biasa digunakan untuk taman Mediterania cenderung pucat, lembut, dan terlihat alami. Batuan alam dengan warna yang pucat, batu bata, atau teracotta yang berlumut mungkin justru terlihat lebih baik untuk memunculkan kesan Mediterania.

Gunakan bahan – bahan ini untuk membuat kolam ikan, dinding, atau kolam air. Batu hampar atau batu kerikil mingkin dapat digunakan untuk jalan setapak di sekitar taman.

taman mediterania, properti, rumah, taman rumah, dekorasi taman

 

 

  1. Pohon

 

Pohon adalah ciri khas dari taman Mediterania mengingat negara-negara yang menjadi cikal bakal lahirnya gaya Mediterania adalah negara yang banyak ditumbuhi pohon palem. Selain palem, tanaman lain yang sangat sering digunakan untuk melengkapi taman Mediterania adalah pohon jeruk, pohon zaitun, atau cemara.

Untuk menciptakan kesan yang rimbun, Anda bisa menanam tumbuhan merambat. Tumbuhan ini dapat berfungsi sebagai pagar atau peneduh karena rimbun. Anda juga bisa menanam tumbuhan bunga untuk memberikan suasana romantis dan klasik seperti mawar, lavender, bunga matahari, bougenvile, atau rosemary.

 

 

  1. Mendesain Area Padang Rumput

 

Untuk menyeimbangkan area yang rimbun, Anda bisa mendesain area padang rumput yang lapang. Tampilan kontras ini dapat menjadi aksen yang cantik agar taman tidak terkesan terlalu kaku atau formal.

 

 

  1. Menempatkan Fitur Air

 

Fitur air juga termasuk salah satu karakteristik taman Mediterania. Fitur air dapat berupa kolam ikan, dana, air terjun buatan atau air mancur. Anda juga bisa memahat dinding kolam atau sekeliling taman untuk menguatkan nilai artistik di taman tersebut.

 

 

  1. Dekorasi

 

Anda dapat menempatkan pot – pot atau patung klasik ala Roma.

Tempatkan pula furniture outdoor yang sesuai dengan tampilan taman seperti bangku maupun meja. Jika hendak menggunakan tanaman hias berbunga, dapat memilih bugenvil atau alamanda

 

 

  1. Gerbang Dari Besi Atau Kayu

 

Agar taman bergaya Mediterania terlihat lebih klasik dan nuasan Eropa benar – benar terlihat, Anda dapat membuat gerbang berbahan besi atau kayu yang berukuran cukup besar. Gerbang ini akan memberikan kesan yang elegan dan formal di taman tersebut.

 

 

Efek lain dari gaya mediteran adalah seperti dapat membuat taman memiliki dinamika dimensi yang sangat indah pada malam hari, dan pada siang hari akan mendapat perpaduan tanaman, batu, bangunan, dan pot yang unik

Sekian dari kami tentang Tips Membuat Taman Mediterania, Semoga artikel ini sangat berguna dan menjadi inspirasi untuk anda.